Perpustakaan Dimensi

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Admin
  • Anggota
    Masuk Daftar Online
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of KNOWLEDGE IN LATER ISLAMIC PHILOSOPHY

Text

KNOWLEDGE IN LATER ISLAMIC PHILOSOPHY

IBRAHIM KALIN - Nama Orang;

Filsuf abad ke-17 adr al-Dīn al-Shīrāz, yang dikenal sebagai Mulla adrā, berusaha untuk mendamaikan tiga bentuk utama pengetahuan dalam wacana filosofis Islam: wahyu (Qurān), demonstrasi (burhan), dan genosis atau pengetahuan intuitif (ʼirfan). . Dalam sintesis besarnya, yang disebutnya “Kebijaksanaan Transenden”, Mullā adrā mendasarkan pertimbangan epistemologisnya pada analisis yang kuat tentang keberadaan dan modalitasnya. Klaim utamanya, bahwa pengetahuan adalah cara keberadaan, menolak dan merevisi definisi Kalam tentang pengetahuan sebagai hubungan dan sebagai milik yang mengetahui di satu sisi, dan gagasan Avicennan tentang pengetahuan sebagai abstraksi dan representasi di sisi lain. Bagi adrā, semua teori ini menempatkan kita dalam teori pengetahuan subjektivis di mana subjek yang mengetahui didefinisikan sebagai lokus utama dari semua klaim epistemik. Untuk mengeksplorasi kemungkinan epistemologi “non-subjektivis”, adrā berusaha mengalihkan fokus dari pengetahuan sebagai tindakan mental representasi ke pengetahuan sebagai kehadiran dan penyingkapan. Bagi adrā, dalam mengetahui hal-hal, kita menyingkap sebuah aspek keberadaan dan dengan demikian terlibat dengan modalitas dan warna yang tak terhitung jumlahnya dari realitas keberadaan yang serba termasuk. Dalam kerangka seperti itu, kami melepaskan klaim subjektivis tentang kepemilikan makna.


Ketersediaan
PD00637121 Ibr KGMDTersedia - TIPE MEDIA
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
121 Ibr K
Penerbit
New York : Oxford University Press., 2010
Deskripsi Fisik
E-BOOK
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-0-19-973524-2
Klasifikasi
121
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Filsafat
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • KNOWLEDGE IN LATER ISLAMIC PHILOSOPHY
    Filsuf abad ke-17 adr al-Dīn al-Shīrāz, yang dikenal sebagai Mulla adrā, berusaha untuk mendamaikan tiga bentuk utama pengetahuan dalam wacana filosofis Islam: wahyu (Qurān), demonstrasi (burhan), dan genosis atau pengetahuan intuitif (ʼirfan). . Dalam sintesis besarnya, yang disebutnya “Kebijaksanaan Transenden”, Mullā adrā mendasarkan pertimbangan epistemologisnya pada analisis yang kuat tentang keberadaan dan modalitasnya. Klaim utamanya, bahwa pengetahuan adalah cara keberadaan, menolak dan merevisi definisi Kalam tentang pengetahuan sebagai hubungan dan sebagai milik yang mengetahui di satu sisi, dan gagasan Avicennan tentang pengetahuan sebagai abstraksi dan representasi di sisi lain. Bagi adrā, semua teori ini menempatkan kita dalam teori pengetahuan subjektivis di mana subjek yang mengetahui didefinisikan sebagai lokus utama dari semua klaim epistemik. Untuk mengeksplorasi kemungkinan epistemologi “non-subjektivis”, adrā berusaha mengalihkan fokus dari pengetahuan sebagai tindakan mental representasi ke pengetahuan sebagai kehadiran dan penyingkapan. Bagi adrā, dalam mengetahui hal-hal, kita menyingkap sebuah aspek keberadaan dan dengan demikian terlibat dengan modalitas dan warna yang tak terhitung jumlahnya dari realitas keberadaan yang serba termasuk. Dalam kerangka seperti itu, kami melepaskan klaim subjektivis tentang kepemilikan makna.
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Dimensi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) DIMëNSI adalah sebuah organisasi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang mempunyai konsentrasi dalam dunia kejurnalistikan. DIMëNSI hadir memberikan wacana baru bagi mahasiswa, dan berperan aktif dalam membangun dan mengembangkan media pemikiran alternatif.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik