Perpustakaan Dimensi

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Admin
  • Anggota
    Masuk Daftar Online
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of FILSAFAT TERAKHIR

Text

FILSAFAT TERAKHIR

MISWARI - Nama Orang;

Untuk apa belajar filsafat? Pertanyaan itu pasti telah pernah muncul
pada diri semua orang yang pernah belajar filsafat. Ketika memutuskan
belajar filsafat secara formal dan tertib, semua pelajar telah memiliki jawaban
masing-masing untuk diri sendiri dari pertanyaan tersebut. Yang disayangkan
adalah,mayoritas pelajar filsafat mengambil jawaban yang kurang tepat. Lalu
jawaban itu menjadi cara pandang baku. Sehingga setiap menerima pelajaran
filsafat, selalu disaring melalui dan oleh cara pandang yang keliru. Akibatnya,
setelah belajar filsafat, walau bertahun-tahun, walau rigid, mereka tidak
mendapatkan perubahan apapun pada jiwa kecuali paradigma lama dengan
beberapa catatan kaki dari pelajaran filsafat tahunan yang diterima. Sayang
sekali.


Ketersediaan
PD00629181.16 MIs FGMDTersedia - TIPE MEDIA
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
181.16 MIs F
Penerbit
Lhokseumawe : Unimal Press., 2016
Deskripsi Fisik
E-BOOK
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-1373-55-2
Klasifikasi
181.16
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Filsafat
Info Detail Spesifik
x + 468 hal., 15 cm x 23 cm
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • Filsafat Terakhir
    Untuk apa belajar filsafat? Pertanyaan itu pasti telah pernah muncul pada diri semua orang yang pernah belajar filsafat. Ketika memutuskan belajar filsafat secara formal dan tertib, semua pelajar telah memiliki jawaban masing-masing untuk diri sendiri dari pertanyaan tersebut. Yang disayangkan adalah,mayoritas pelajar filsafat mengambil jawaban yang kurang tepat. Lalu jawaban itu menjadi cara pandang baku. Sehingga setiap menerima pelajaran filsafat, selalu disaring melalui dan oleh cara pandang yang keliru. Akibatnya, setelah belajar filsafat, walau bertahun-tahun, walau rigid, mereka tidak mendapatkan perubahan apapun pada jiwa kecuali paradigma lama dengan beberapa catatan kaki dari pelajaran filsafat tahunan yang diterima. Sayang sekali.
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Dimensi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) DIMëNSI adalah sebuah organisasi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang mempunyai konsentrasi dalam dunia kejurnalistikan. DIMëNSI hadir memberikan wacana baru bagi mahasiswa, dan berperan aktif dalam membangun dan mengembangkan media pemikiran alternatif.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik