Perpustakaan Dimensi

  • Beranda
  • Informasi
  • Bantuan
  • Admin
  • Anggota
    Masuk Daftar Online
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Seratus Tahun Feminisme di Indonesia

Text

Seratus Tahun Feminisme di Indonesia

Gadis Arivia - Nama Orang; Nur Iman Subono - Nama Orang;

Studi ini mendalami kebangkitan feminisme di Indonesia yang dimulai satu abad lalu. Feminisme di Indonesia memiliki sejarah panjang dan telah berkontribusi pada wacana kesetaraan sebagai proyek penting yang membawa perubahan sosial. Feminisme sering kali dituduh sebagai ideologi Barat atau diadopsi dari budaya Barat. Namun studi ini menunjukkan bahwa feminisme dunia ketiga berakar dari prinsip-prinsip dan budaya
sendiri.
Meskipun feminisme di Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan, masih ada penolakan keras terutama dari kelompok-kelompok fundamentalis agama, konservatif, dan populisme sayap kanan. Kelompok minoritas gender, orientasi seksual, dan agama menghadapi undang-undang dan peraturan daerah yang diskriminatif di berbagai yurisdiksi di Indonesia.


Ketersediaan
PD00583305.8.Gad.SGMDTersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
305.8.Gad.S
Penerbit
Jakarta Selatan : Indonesia Office., 2018
Deskripsi Fisik
E-BOOK
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
305.8
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Gender
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
  • STUDI KASUS DI INDONESIA Seratus Tahun Feminisme di Indonesia
    Studi ini mendalami kebangkitan feminisme di Indonesia yang dimulai satu abad lalu. Feminisme di Indonesia memiliki sejarah panjang dan telah berkontribusi pada wacana kesetaraan sebagai proyek penting yang membawa perubahan sosial. Feminisme sering kali dituduh sebagai ideologi Barat atau diadopsi dari budaya Barat. Namun studi ini menunjukkan bahwa feminisme dunia ketiga berakar dari prinsip-prinsip dan budaya sendiri. Meskipun feminisme di Indonesia telah mengalami kemajuan signifikan, masih ada penolakan keras terutama dari kelompok-kelompok fundamentalis agama, konservatif, dan populisme sayap kanan. Kelompok minoritas gender, orientasi seksual, dan agama menghadapi undang-undang dan peraturan daerah yang diskriminatif di berbagai yurisdiksi di Indonesia.
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan Dimensi
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) DIMëNSI adalah sebuah organisasi mahasiswa UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung yang mempunyai konsentrasi dalam dunia kejurnalistikan. DIMëNSI hadir memberikan wacana baru bagi mahasiswa, dan berperan aktif dalam membangun dan mengembangkan media pemikiran alternatif.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik